Hari Special
Sebentar lagi hari yang ditunggu" ABG sedunia. Yaitu Valentine Day. Tanggal 14 Peb setiap tahun konon diagung-agungkan sebagai Hari (baca: pembuktian) Kasih Sayang.
Sebentar lagi hari yang ditunggu" ABG sedunia. Yaitu Valentine Day. Tanggal 14 Peb setiap tahun konon diagung-agungkan sebagai Hari (baca: pembuktian) Kasih Sayang.
Bukan Makna Valentine
Terlepas dari makna dan arti sesungguhnya perayaan ini, karena yang mengulas makna dan arti tanggal tersebut sudah banyak yang membahasnya. Cuma satu hari ini memang khusus hari ini HARUS dan WAJIB menjadi perhatian para orang tua. Khususnya mereka yang memiliki anak remaja. Di group ini saya mau berbagi pengalaman pribadi merayakan V-Day untuk pertama kalinya.
Selalu Ada Pertama Untuk Segalanya
Ini kisah pribadi saat dahulu kala waktu masih SMA. Awalnya teman-teman satu kelas ngajakin ngumpul buat Valentinan. Jujur saat itu gak tau artinya, cupu banget yaks! (^_^) Disepakati diselenggarakan di rumah salah seorang teman wanita. Rasa penasaran dan pengen tau yang membuat datang acara hari itu. Kebetulan hari Sabtu jadi besoknya sekolah libur. Acaranya cuma ngumpul, ngobrol dan nyanyi". Biasa aza, cuma dibikin seru ada tuker-tukeran hadiah dan games. Saat itu pikiran saya masih menganggap acara ini normal dan biasa. cenderung membosankan malah.
Kenapa saya berpikiran seperti itu? Karena waktu minta ijin ke Ibunda di rumah, beliau kelihatan enggan memberikan ijin. "Lebih baik gak usah ikut, Mas." Dasar anandanya ini keras kepala, tetep nekad berangkat. Sekaligus mau membuktikan kalau anak laki-lakinya ini sudah gede dan bisa jaga diri. >Ciee...<
Bubaran acara V-day, malam yang larut seakan gak terasa. Suasana penuh tawa tadi bikin badan seger terus. Seorang teman pria mengajak mampir ke rumahnya. Katanya minta temenin karena ortunya sedang keluar kota. Lantaran mata belom sepet dan semangat ngumpul-ngumpulnya, maka saya ikut juga. Jadilah empat anak laki-laki baru gede pindah ngobrol, kali ini tanpa ada orang tua.
Awalnya memang cuma ngobril dan nonton TV. 2 orang teman mengajak mencoba rokok. Tampaknya mereka sudah biasa merokok terbukti dari cara dan teknik mereka. Kelihatannya enak. Seorang teman yang bukan perokok belajar menelan asap malam itu. Walau pun harus batuk-batuk dan mata berair. Cuma saya bertahan gak mau coba. Bukan apa-apa, paru-paru saya sudah gak normal dari kecil, gak bisa buat ngumpulin asap. :D
Malam pun makin dingin, dulu itu TV cuma ada satu channel, TVRI, itu pun cuma sampai tengah malam, jadi selewat tengah malam ya gak ada hiburan lagi. Dan asap rokok rupanya gak cukup kuat buat menghangatkan badan. Seorang teman mengusulkan agar dilanjutkan dengan membuat minuman penghangat berupa oplosan anggur dan bir. Mereka meminta saya untuk mencoba, biar anget alasannya. "Wah, makin kacau neh", batinku, maka saya memutuskan untuk pindah ruangan. Sebagai catatan, untuk pulang sudah tidak mungkin jaman segitu kendaraan umum belum sebanyak sekarang. Teman-teman akhirnya membiarkan saya memisahkan diri, ternyata saya bablas ketiduran sampai pagi. Selamet....! Hehehe...
Hari itu saya memutuskan bahwa Valentine memang bukan buat saya. Setiap ada yang ngajakin ngumpul di tanggal-tanggal segitu pasti di tolak. Rupanya keputusan itu tepat hingga sekarang setelah tau arti dan makna perayaan V-day.
Kesimpulan Pribadi
Yang cowo' aza, perayaan V-day bisa menjerumuskan. (saya termasuk penganut pendapat bahwa merokok dan minuman beralkohol adalah langkah kecil yang ringan menuju coba-coba lainnya), apalagi buat yang anak cewe'. Di jaman sekarang di mana rokok semakin mudah di dapat, minuman beralkohol dipajang di rak supermarket, ditambah lagi beredarnya permen cinta. Duhh.. gak kebayang apa yang bakal terjadi sama remaja kita jika tidak dikawal ketat. Sayang khan jika masa muda hancur hanya dalam satu malam.
Semoga kita bisa mengawal mereka dalam menggapai cita-citanya ... Amiin ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar